Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts
Hai hai hai, balik lagi nih sama saya :v

Oke kali ini saya mau bahas tentang rom yang bagus banget buat note 8.0 agan... hmm plus air command juga lho kaya note 3 atau note 4 (kan note 5 beda ya -_-)
oh iya nama rom ini yaitu Gnabo Rom v.8 yang di port dari rom note 10 ada juga di bahas di forum xda. Kelebihannya banyak banget pokonya, ada air command sama ultra power saving mode. beuh pokonya bikin note 8.0 agan makin canggih dah :D
tanpa panjang lebar, nih agan bisa liat penampakannya di note 8.0 saya :D

















Oke tanpa pikir panjang yuk kita cek cara installnya :3
1. siapin note 8.0 agan (Tanggung jawab sendiri yaaa^^)
2. pastikan udah dibackup yaaa semuanya, biar kalo ada apa2 jadinya aman, bisa pake aplikasi backup kaya titanium backup atau dari cwm juga boleh :3
3. matikan note agan. (pastikan bener2 mati, sampe geter biasanya o.o)
4. masuk ke recovery mode, biasa teken vol atas+power+home
5. Oh iya kalo saya di sini pake recovery TWRP bukan yang lain.... (install pake odin biasanya)
6. (TWRP) pilih wipe, slide sehingga jadi factory reset :D
7. pilih menu mount, pastikan box silangnya terisi pada system, shace, data yaaa :D
8. udah kan? nah sekarang install zip rom tadi, tunggu deh sampe beres :D
9. taraaaa note 8.0 agan udah ke update versi 4.4.2 ada air command dan banyak fitur lain :3

catatan : sebelum update rom, pastikan niatan sudah bulat :3

Kekurangan rom:
1. Bluetooth ngga jalan (terpecahkan, santai :3)
2. Camera ngga sesuai resolusi (gampang, bisa diatur, atau boleh download app lain dari play store kalo ngga mau ribet :v)
3. Kalo lockscreen jangan di password pake kode (biasanya gagal sistem, tinggal reset sih o.o)
4. pilih wallpaper leat setting (solusinya pilih wallpaper lewat homesreen tinggal teken lama)
5. selebihnya cari sendiri :D

Kelebihanya:
1. selebihnya :v
2. air command
3. ultra powersaving mode (layar jadi item putih, awet batre)
4. touchwiz dari tab S dan note 4.
5. S note, scrap book, action memo terupdate, dll :D
6. multi windows bisa sampe 4 jendela sekaligus :O
7. Lebih keren :3
8. Aplikasi terbaru lah pokonya :D

Langsung aja yuk download filenya :3
Rom: di sini
link lainnya bisa aja :D
bluetooth: di sini
tinggal flash biasa lewat recovery ^^

Sumber : http://forum.xda-developers.com/galaxy-note-8-0/development/rom-gnabo-rom-v8-ported-to-note-8-0-gt-t3136743


Kalo ada file yg kurang atau linknya ngga bisa dibuka, monggo dikomentar ^^
#salam88

Posted on Friday, November 06, 2015 by Ahmad Kosasih

3 comments

Smartphone merupakan telepon genggam yang mempunyai kemampuan dan fungsi lebih menyerupai komputer. Dengan kemampuan yang canggih, smartphone mampu memberikan layanan dengan baik dan mempermudah komunikasi dengan berbagai fitur yang disuguhkannya. Tapi apakah kita tahu seperti apa perkembangan smartphone dari waktu ke waktu?

Smartphone dirilis perdana oleh IBM pada tahun 1993 dengan sebutan The Simon. Ketika pertama kali diluncurkan, perangkat ini sudah mempunyai fungsi lengkap selain sebagai mobile phone, voice dan data, juga untuk PDA dan mesin fax. Maka layak rasanya The Simon disebut sebagai smartphone generasi pertama. Setelah itu, maju ke pasar pada tahun 1998, Nokia Communicator 9000 atau 9110 menandai sesuatu yang baru dan modern dari smartphone. Perangkat ini menjadi inspirasi dan dikenal sebagai ponselnya pebisnis. Lebih portabel, dengan model slider, layar memanjang dan papan ketik qwerty menjadikan Communicator 9110 begitu melegenda. Apalagi fungsinya juga bertambah dengan kehadiran browser web, walaupun belum maksimal seperti sekarang.

Pada awal abad 21 smartphone terus mengalami perkembangan dan perbaikan bahkan penambahan fitur-fitur baru yang muncul seperti pada Palm OS Treo yang dirilis pada tahun 2001 dengan papan ketik atau keypad penuh digabung dengan jelajah tanpa kabel yang diselaraskan dengan komputer. Selain itu muncul smartphone yang cukup popular di kalangan masyarakat yaitu RIM BlackBerry pertama pada tahun 2002 dengan menggunakan surel tanpa kabel yang telah maksimal dan penggunanya sangat banyak hingga 8 juta dalam jangka waktu 5 tahun. Pada tahun yang sama semenjak rilisnya RIM BlackBerry pertama, sebuah perusahaan besar Microsoft juga merilis Windows CE yang dinobatkan sebagai “Microsoft Windows Powered Smartphone 2002”. Pada tahun 2005 Nokia juga tidak mau kalah dan bangkit kembali dengan menerbitkan seri-N ponsel cerdas 3G yang dijual bukan sebagai telepon genggam tetapi sebagai komputer multimedia. Pada tahun 2008 munculah sebuah smartphone yang menjadi cikal-bakal untuk smartphone masa kini dengan dirilisnya sebuah smartphone Android, OS untuk ponsel cerdas keluaran tahun 2008. Android didukung oleh Google, bersama pengusaha piranti keras dan lunak yang terkemuka lainnya seperti Intel, HTC, ARM, Motorola dan eBay, yang kemudian membentuk Open Handset Alliance. Smarphone pertama yang menggunakan Android OS adalah HTC Dream, merk keluran dari T-Mobile. Fitur telepon penuh, layar sentuh secara utuh, papan ketik QWERTY, dan bola jalur untuk menavigasikan halaman web. Piranti lunak cocok dengan aplikasi Google, seperti Maps, dan Gmail, juga Google's Chrome Lite. Aplikasi pihak ketiga juga tersedia lewat Android Market, ada yang gratis ataupun dengan biaya. Namun, pada Juli 2008 muncul pesaing Android OS yaitu Apple dengan memperkenalkan App store dengan aplikasi gratis dan dengan biaya. App store dapat menyampaikan aplikasi ponsel cerdas yang dikembangkan oleh pihak ketiga langsung dari iPhone dengan jaringan selular tanpa menggunakan komputer untuk mengunduh. App Store telah menjadi suatu kesuksesan bagi Apple dan pada Juni 2009 terdapat lebih dari 50,000 aplikasi yang ada. App store menembus satu juta unduh aplikasi pada 23 April 2009.

Seiring dengan kemajuan bidang teknologi dunia, smartphone kini sudah jauh lebih baik dari pendahulu smartphone pada masanya. Dengan penambahan fitur dan melakukan pembaharuan, kini smartphone merupakan suatu kebutuhan yang penting untuk berkomunikasi dan melakukan pekerjaan dengan mobile.

Sumber:
http://forum.detik.com/selamat-datang-di-era-smartphone-tingkat-tinggi-t253684.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Ponsel_cerdas
http://tyalolitavertika.blogspot.com/2012/09/perkembangan-smartphone.html
http://www.wellcommshop.com/perkembangan-menarik-smartphone-dari-masa-ke-masa
http://beritatekno.blogdetik.com/2014/07/20/sejarah-perkembangan-smartphone/
http://wikuhapsara.blogspot.com/2012/08/sejarah-perkembangan-smartphone-dari.html
https://ekanyadarell.wordpress.com/2012/03/13/perkembangan-dunia-teknologi-informasi-5-2/

Posted on Thursday, February 12, 2015 by Ahmad Kosasih

No comments



Era globalisasi yang erat kaitannya dengan teknologi informatika, secara perlahan menggiring para siswa menjadi sosok mandiri yang berorientasi ke era digital di mana segala informasi mudah didapat dan diakses. Hal ini bisa berdampak positif dan negatif, positifnya menjadikan mereka ‘melek’ teknologi dan berpikir global, namun sisi negatifnya, kemungkinan besar nilai-nilai yang tertanam sejak mereka kecil seperti, adat-istiadat, norma-norma, agama, rasa kemanusiaan, rasa empati dan rasa cinta terhadap bangsa mengalami pergeseran, sehingga egoisitas dan unsur kepentingan pribadi menjadi hal yang utama. Agar semuanya belum terlambat, perlu dibangun sebuah karakter kebangsaan yang kuat yang bertujuan agar mereka mengenal siapa sesungguhnya mereka dan di mana mereka berpijak.

Totok Suprayitno, Ph.D,
Logika Mengalir Dengan Baik

Respon  positif yang berkaitan dengan pendidikan karakter bangsa juga tercermin dari apa yang disampaikan oleh  Direktur Pembinaan SMA Totok Suprayitno Ph.D. Dalam pesannya, Direktur mengatakan bahwa  salah satu puncak kerja keras dari kawan-kawan yang akan berlaga di bidang sains, debat maupun ilmu terapan; baik itu di tingkat nasional maupun internasional adalah, telah dilaluinya jalan panjang  yang dimulai dari tingkat lokal, sampai tingkat nasional. Di tingkat internasional, mereka mewakili Indonesia, dan bukan lagi mewakili SMA. Oleh sebab itu, Direktur sangat meng-appreciate dan mengingatkan kembali kepada para peserta untuk selalu membawa dan menunjukkan karakter sebagai bangsa Indonesia.

Mengapa karakter sebagai bangsa Indonesia penting ditonjolkan?  Hal ini erat kaitannya dengan kepribadian bangsa. Menghargai dan menghormati bendera pun tak kalah pentingnya. Semua itu erat kaitannya dengan pandangan dunia internasional bahwa negara kita adalah negara yang berbudaya dan santun. Ritual penciuman bendera pun jangan dianggap sepele. Saat diadakan prosesi penciuman bendera Nasional Indonesia Merah Putih di setiap pelepasan peserta olimpiade sains maupun debat Bahasa Inggris, menurut Direktur, tersimpan makna yang sangat dalam di balik ritual ini. Di Amerika saja, ritual semacam itu terus-menerus dilaksanakan. “Oleh karena itu, tolong dicamkan bahwa pergi berlomba ke ajang internasional sebagai wakil yang membanggakan Indonesia, bisa mencapai prestasi terbaik, dan menjadi juara. Tidak menjadi juara berapa pun bukan masalah,  yang penting raihlah setinggi mungkin prestasi yang bisa dicapai,” harapnya.

Peraihan sebuah medali  juga penting, namun dalam membawa nama Indonesia hal itu bukan yang utama, yang harus dijaga adalah bertingkah laku sesuai dengan norma-norma dan adat istiadat timur sebagai bangsa Indonesia. “Di dalam tingkah laku dan pergaulan sehari-hari, tunjukkan bahwa Indonesia diisi oleh orang-orang yang pintar, cerdas dan baik, yang penuh keramahan dan santun, tunjukkan itu ke kawan-kawan sesama peserta lomba.” Sarannya.

Dalam mengikuti lomba di tingkat internasional Direktur berpesan agar ajang itu jangan dijadikan beban atau backpack atau ransel yang sangat berat, namun biarkan semuanya berlalu dan ketika Anda bebas berpikir, di situ logika yang akan mengalir dengan baik. Biarkan pikiran anda bebas berimajinasi sekritis mungkin, logikanya dibiarkan seliar mungkin, dan prestasi akan mengikuti, dari semua itu  jangan lupa berdoa.

Apa yang diungkapkan Totok Suprayitno Ph.D tampaknya memberi masukan yang cukup signifikan bagi para kepala sekolah. Mereka bagai memperoleh pencerahan bagaimana pendidikan karakter bangsa sebaiknya dilaksanakan. Para kepala sekolah ini juga memiliki beberapa kiat yang mungkin saja patut dijadikan bahan pembelajaran bagi kepala sekolah lainnya yang ada di seluruh Indonesia.

DR. Mukhlis Catio M.Ed,
Nilai Pokok Pendidikan Karakter

Berkaitan dengan Pendidikan Karakter Bangsa (Pendikar), Kasubdit Kelembagaan dan Peserta Didik, Mukhlis Catio M.Ed kembali menegaskan bahwa tahun 2012 Pendikar berkaitan erat dengan instruksi Menteri Pendidikan Nasional yang menyatakan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi para siswa. Di samping Pendikar, Menteri  menyarankan untuk menggunakan ICT dalam rangka mensosialisasikan kegiatan tersebut. Sebab, di dalam karakter bangsa ada 4 nilai pokok yang harus ditonjolkan, pertama kejujuran. Kejujuran itu penting, bila kejujuran dilakukan dengan baik, mulai dari tingkat sekolah, maka selanjutnya mereka dalam menempuh masa depan yang lebih baik, mereka akan dipercaya oleh atasan maupun bahawan.  Kebiasaan bersikap jujur akan memberikan dampak positif bagi siswa jika kelak ia terjun di masyarakat. Inilah yang kami harapkan dari mereka.

Kedua adalah disiplin, disiplin juga pembentukan karakter di dalam diri siswa. Disiplin merupakan indikator keberhasilan pendidikan, kalau disiplinnya berjalan baik, maka diperkirakan 60 sistem pendidikan di negeri ini sudah berhasil. Mengapa? Sebab apabila disiplin sudah mendarah daging, akan terus melekat di diri siswa hingga dia dewasa.

Ketiga adalah kreativitas. Untuk menumbuhkan siswa yang kreatif mereka harus dipacu agar mandiri dan gemar membaca. memiliki wawasan luas dan menimbulkan minat yang besar di bidang entrepreneurship.  Kalau ini dilakukan dengan baik, maka  jiwa kreatif serta kemandirian mereka kian bertumbuh,  dan mereka akan menjadi manusia yang berkualitas nantinya.

Keempat kebersihan, bersih ucapan dan bersih pakaiannya, adalah sosok dari siswa yang berakhlak mulia. Ditambah lagi dengan bersih hati dan batinnya, dia tidak lagi dilingkupi oleh rasa iri dan dengki, lengkaplah ia disebut sebagai sosok siswa yang wisw dan peduli sesama, khususnya kaum miskin dan orang-orang yang terpinggirkan.

Empat nilai pokok yang harus ada dalam diri siswa dan erat kaitannya dengan Pendidikan Karakter Bangsa, merupakan fondasi yang harus terus ditanamkan. Mendiknas juga kerap menyampaikan,  bahwa ada tiga lagi hal penting yang perlu ada dalam diri siswa, pertama  sebagai hamba Tuhan kita tidak boleh congkak atau sombong, karena kita sama-sama ciptaan Tuhan, harus rendah hati dan menghargai sesama, tidak membedakan warna kulit, asal usul, etnis, agama dan sebagainya. “Sebagai siswa yang kelak menjadi pemimpin bangsa. Ke depan, dia harus mengerti visi dan misi hidupnya, punya jiwa kepemimpinan, visioner, tidak mudah tersinggung, fleksibel, bisa menyesuaikan dengan keadaan. Seorang pemimpin harus punya pengetahuan yang luas dan dia harus terus belajar dan  bekerja keras,” ujarnya.
I Nyoman Darta
Tiga Pendekatan Manajemen

Selaku kepala sekolah SMAN Bali Mandara, I Nyoman Darta memiliki beberapa kiat khusus yang ia terapkan pada para siswanya agar wawasan kebangsaan kian melekat di diri mereka, yaitu entrepreneurship, leadership dan learning to life. Para siswa di sekolah ini juga mempelajari teknik wirausaha, contohnya pembibitan jamur. Mulai dari merencanakan melaksanakan dan memasarkan, semua diajarkan. Sedangkan untuk leadership mereka digilir untuk menjadi kepala asrama, “Di sini ada sembilan rumah tinggal. Tiap rumah ada ketuanya. Sang ketua menjadi wali atau orangtua mereka yang bertanggungjawab atas apa saja yang mereka lakukan. Di dalam asrama ini mereka digilir menjadi kepala house. Dengan demikian mereka merasakan juga bagaimana menjadi seorang leader yang baik.” Tutur Nyoman Darta, kepala sekolah yang pernah memperoleh penghargaan sebagai Kepala Sekolah terbaik tingkat nasional dan pernah menjadi Kepala sekolah untuk SMAN 1 Singaraja.

Menurut Nyoman kembali, untuk mengelola sekolah menjadi lebih baik, dengan menerapkan tiga manajemen, yaitu partisipatif, keteladanan dan on time full time. Manajemen partisipatif ia lakukan dengan melempar ide ke guru-guru dan siswa dalam pemberantasan merokok di sekolah. Setelah rumusan undang-undang diperoleh maka peraturan itulah yang diberlakukan, sehingga jika dilanggar, mereka akan malu sendiri sebab peraturan itu dibuat bersama-sama. Sedangkan manajemen keteladanan dilaksanakan dengan mencontohkan diri sendiri. Nyoman Darta berpesan pada guru-guru, siswa dan siapa saja yang terkait dengan dunia pendidikan bahwa sebelum menasehati orang, sadarkan diri kita hanya bisa merubah diri sendiri dan tidak bisa merubah orang lain. “Jadi artinya sebelum saya menasehati orang lain rubahlah perilaku kita menjadi baik dulu. Itu selalu selalu saya dengung-dengungkan,“ ujarnya.

Manajemen on time full time adalah dengan menyadarkan betapa pentingnya kita menghargai waktu. Jadi pendidikan karakter itu harus dibentuk, bukan dinilai. Untuk melihat proses peningkatannya itu lewat penilaian, akhlak mulia dan kepribadian, adalah tugas guru untuk membinanya. “Bila ada guru yang membentak-bentak murid, gurunya saya panggil, saya salahkan guru tersebut, sebab kalau membentak semata-mata melihat nilai saja, itu kurang bermanfaat. Guru harus bertanya mengapa dia begitu? Jika ada guru yang masuk kelas muridnya tidak ada kita harus instrospeksi diri, tidakkah kita yang suka terlambat datang mengajar? Jika kita rajin pasti muridnya juga rajin, munculnya murid yang malas dari kita gurunya sendiri.” jelasnya.

I Ketut Suyastra,
Pola dan Contoh yang Bagus

I Ketut Suyastra selaku Kepala Sekolah SMAN 3 Denpasar Bali, memberi masukan yang positif dangan diadakannya Kemah Remaja. Semua kegiatan kalau dilaksanakan dengan baik itu bagus, namun di lapangan kita harus lebih jeli mengantisipasinya. Pola yang bagus agar siswa semakin mencintai bangsa ini adalah dengan memberikan contoh. Misalnya jika saya bicara masalah kedisiplinan, saya harus hadir tidak boleh terlambat, saya tidak boleh bicara disiplin pada anak-anak kalau saya sering terlambat datang ke sekolah.” Terangnya. Sebab, untuk menjadi  suri tauladan bagi orang lain itu sulit dan harus dimulai dari diri sendiri. Pendidikan karakter mungkin bisa berhasil dengan baik asal diimbangi dengan contoh-contoh perilaku kita sendiri.

Drs. I Made Nengah,
Seni dan Kepramukaan

Penerapan seni dan kepramukaan sangat erat hubungannya dengan karakter bangsa, demikian diungkapkan oleh  Drs. I Made Nengah Kepala sekolah SMAN 1 Ubud. SMAN 1 Ubud mengangkat 4 karakter yaitu religius, toleransi, peduli lingkungan, dan disiplin.

Seni dan budaya yang berkembang di sekolah ini tidak perlu diragukan lagi. Setiap tahun dalam ajang lomba-lomba seni yang diadakan di tingkat provinsi maupun nasional, kerap keluar sebagai juara satu. Sekolah yang banyak melahirkan bibit-bibit penari Bali yang handal ini, kerap didatangi negara-negara luar seperti Australia, Amerika dan Jepang untuk menimba ilmu. “Melalui seni dan budaya, membentuk para siswa menjadi pribadi yang lembut dan bersahabat. Dengan demikian karakter bangsa yang ingin dimunculkan dalam diri remaja itu dapat tersalurkan.” Jelas Made Nengah. Fanny/Rinda

Posted on Saturday, July 07, 2012 by Ahmad Kosasih

No comments